Selasa, 12 Februari 2019
Ijazah Sarjana Setara My Card?
Karya: Enawati
Gemerlap negara tetangga menyilaukan mata
Terpukau pukat hati
Pada kisah Hang Tuah dan Hang Jebat
Padahal kita punya cut Nyak Dien dari Aceh
Sultan Hasanuddin ayam jantannya Sulawesi
Yang begitu gigih mengusir penjajah dari negeri
Mengapa tidak bangga pada pejuang tanah sendiri?
Mereka para mamak berkata
Kawin saja padanya yang punya IC Malaysia
Sarjanamu tidak berguna tidak menghasilkan duit
Sekolah tinggi namun tinggal di rumah saja
Ia punya IC bekerja menghasilkan ringgit
Rupiah kalah dengan ringgit sebagai mas kawin
Tak apa, ikuti saja kehendak mamakmu yang buta
Karena berpuluh tahun di rantauan
Negeri Dauli Tuanku
Membuat ia krisis identitas
Sekolah menara gadingmu pergunakan untuk mencetak
Generasi penerus yang berbeda dengan otak opanya
Didiklah ia menjadi pribadi sholeh yang tidak lagi membandingkan materi keduniaan
Dua kadarullah tidak bisa di sanding bandingkan
Mengapa terlalu pongah
Manusia hidup hanya sementara
Lupakah ia terhadap itu?
Ingatkan,
Karena hidupnya sekarang hanya bekerja dan menimbun harta
Persis Qaarun yang tertimbun bersama harta karunnya
Pahamkan ia,
Transkrip nilai dan my card dua sisi berbeda
Tidak pernah bisa disetarakan meski boleh dikawinkan
Sei Menggaris, 12 Februari 2019
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar