Usai sholat Dzuhur suasana perumahan yang biasa di sebut apartemen Mattirobulue sunyi. Rupanya semua berkumpul di surau kilang, perumahan NJL. Ada lomba menghapal surah dan tilawah diadakan di sana.
Lombanya diadakan selama dua hari. Tiga kategori yang diperlombakan, hapalan surah, tilawah, dan pidato. Ajangnya mulai dari TK, SD, SMP, dan Setingkat SMA.
Peserta terlihat antusias dan penuh semangat. Apalagi yang tingkat SD. Tidak terkecuali anak saya si KK. Sejak dua minggu lalu ia sudah semangat memperlancar hapalan surahnya.
Alhamdulillah penampilannya juga tidak mengecewakan. Semoga hasilnya itulah yang terbaik baginya nanti.
Terlihat ada beberapa peserta yang mengatakan pas ketika menyambung ayat. Alhamdulillah, menyambung ayat dan membaca surah tidak ada yang terlewatkan oleh KK.
Ketika tilawah juga makhrajul huruf dan tajwidnya alhamdulillah cukup bagus. Ternyata meski pun hanya membaca ayat yang dipilih langsung oleh peserta sendiri. Masih banyak juga peserta yang salah dari segi mad dan pengucapan tajwidnya.
Ajang seperti ini baru kali pertama buat KK. Meski demikian ia dapat melewatinya dengan baik.
Sehari sebelum hari H ia memilih gamis yang akan di gunakannya. Ia memilih gamis seragam berwarna pink.
"Bunda, Opa, dan Adik Izzah (AI) pakai baju seragamnya ya. Bunda harus datang videokan Aku. Opa juga jangan ke Sebatik dulu tunggu selesai lihat Aku lomba baru keluar." Tuturnya sambil mengeluarkan baju gamis dari lemari.
Sepulang sekolah ia memilih baju kembali. Gamis berwarna hitam bercadar hadiah sewaktu lebaran Haji. Saat ia berhasil menghapal surah An Naba', itulah menjadi pilihannya.
"Bunda, Opa nda jadi pakai baju pink dulu. Besok hari penutupan baru pakai baju itu. Aku sama Ilmi pakai gamis hitam hari ini."
Mendengar perkataan KK, Opa yang sedang meyetrika baju mengambil gamis hitamnya juga. Saya tersenyum melihatnya. Cucu dan nenek sangat kompak.
Bagaimana kalau KK pertandingan olahraga ya? Taruhlah misalnya bola, sebagai supporter Opa mungkin mengenakan kostum baju bola yang senada dengan pemainnya. 😂😂😂 Cucu dan nenek sungguh kompak.
Di saat lomba sudah di mulai saya masih di rumah. Membiarkan Abi istirahat dan makan siang dulu. Mendengar suara di surau sudah ramai AI, adik KK mencak-mencak.
"Ayolah Bunda... KK ngaji di mesjid. Tuh dengar..!" ucapnya.
Saat kami hendak berangkat terdengar suara KK. Ai... heran mendengar suara KK saya jadi deg-degan. Tapi melihat usahanya dua minggu ini, saya percaya ia dapat melaluinya dengan baik.
Ia sangat mandiri, semangat. Latihan murottal sendiri ia lakukan. Lain lagi ketika ia ke rumah wali kelasnya menghapal. Jadwalnya ia atur sendiri. Saya bahagia melihatnya.
Sekali lagi apa pun hasilnya. Ia sudah berusaha melakukan yang terbaik. Tanpa saya mengarahkan, ia mengatur sendiri jadwalnya dengan baik.
Berharap dan berdoa semangat KK menghapal tidak sampai pada saat ada lomba saja. Tapi terus berusaha menjadi hafidzah untuk lomba yang Allah adakan setiap hari. Yakni berlomba-lomba dalam melakukan kebaikan.
Nantikan cerita selanjutnya. Hasil lomba yang KK ikuti.🤗🤗🤗
Sei Menggaris, 2 April 2019
Masyaa Allah❤❤❤
BalasHapus