Label

Jumat, 07 Februari 2020

Semangat Pantang menyerah (Catatan Buah Hati 12)

Pribadi ulet, itulah yang terlihat dari sikapnya. Beberapa kali mengikuti lomba dan mengikuti kegiatan apa pun selalu gigih berlatih. Demikianlah si KK.

Setelah ujian di tempat mengaji, menghafal doa-doa, nama-nama surah dan ayatnya, praktik wudhu dan tayammum. Ia kini mulai fokus menghapal Alquran. Katanya harus hapal juz 30 sebelum bulan Ramadhan.

Ia menyusun rencana yang ingin di lakukan,  semacam kurikulumnya. Sebagai Bunda, saya hanya selalu mengingatkan target dan mendampinginya. Tidak ingin ia merasa tertekan dengan rutinitas belajar dan menghapalnya. 

Tidak ada rumah tahfidz atau semacam tempat anak-anak menghapal di tempat kami. Jadilah anak-anak menghafal hanya di rumah.  Jadwal mengaji di rumah biasanya setelah magrib,  Abi yang mendampingi. Untuk hapalan, biasanya setelah jadwal mengaji. Saya bergantian dengan Abi mendampinginya. 

Sebenarnya si KK diajar menghapal sejak bayi. Ia mulai diperdengarkan lantunan Alquran sejak masih bayi. Saat dibuaian di kala hendak tidur, lagu nina bobo diganti dengan murattal. Andai ia rutin setiap hari diajak menghafal tiga ayat saja, tentu ia telah menghafal beberapa juz sekarang. 

Dua anak kami,  KK dan Abang bisa membaca alquran sebelum bisa membaca bahasa Indonesia. Alhamdulillah,  mereka belajar di rumah bersama kami. Setelah Khatam Alquran barulah KK ikut mengaji di tempat lain.  Si Abang sementara membaca juz 16 sekarang. Ia belum hendak mengaji di luar rumah seperti kakaknya. 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar